Cegah Diabetes, Ini 7+ Minuman yang Bisa Menjaga Kadar Gula Darah
Diabetes menjadi salah satu penyakit mematikan di dunia yang gejalanya baru muncul ketika sudah parah. Jadi menjaga kadar gula darah tetap normal sejak dini adalah kunci untuk menghindarinya. Satu tantangan besar yang harus dihadapi adalah menghindari minuman manis yang menggoda lidah. Jenis minuman ini dapat memicu kenaikan kadar gula darah secara drastis dan memengaruhi kesehatan dalam jangka panjang. Jika kamu berpikir mencari alternatif minuman yang aman untuk gula darah tapi juga enak adalah hal sulit, maka daftar minuman untuk diabetes berikut ini harus kamu simak.
Bahayanya Minuman Manis Bagi Penderita Diabetes
Minuman manis menjadi salah satu penyebab utama seseorang sulit mengelola kadar gula darahnya. Baik bagi penderita diabetes maupun bagi orang yang termasuk kategori prediabetes. Kondisi prediabetes sendiri terjadi pada orang yang kadar gula darahnya di atas angka normal tapi tidak cukup tinggi untuk didiagnosis sebagai diabetes. Asupan makan dan minuman untuk diabetes dan prediabetes harus sangat diperhatikan.
Namun secara umum, minuman manis memang sangat dianjurkan untuk semua orang. Terutama untuk anak-anak, orang yang memiliki risiko diabetes secara genetik, orang yang berisiko mengidap penyakit kronis, perempuan hamil, serta pra-lansia. Untuk itu, pembahasan kali ini perlu diikuti hingga akhir untuk siapa saja yang ingin terhindar dari penyakit tidak menular yang satu ini.
Ada beberapa mekanisme yang membuat minuman manis berbahaya bagi tubuh. Pahami satu per satu di bawah ini.
Lonjakan Gula Darah
Minuman manis adalah gula dalam bentu cair sehingga lebih cepat diserap oleh tubuh. Efeknya adalah tubuh akan mengalami lonjakan gula darah secara mendadak. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut tidak hanya memicu diabetes, tapi juga akan meningkatkan risiko penyakit jantung, gangguan saraf, gangguan ginjal, hingga obesitas.
Tidak Bernutrisi dan Tinggi Kalori
Minuman manis umumnya tidak kaya akan nutrisi baik atau bahkan tidak memilikinya sama sekali. Jadi bukan penambahan nutrisi signifikan yang didapat, tapi justru kalori yang meningkat. Berat badan meningkat tajam adalah risikonya, terutama jika dia tidak menerapkan defisit kalori.
Memicu Komplikasi Serius
Minuman dengan tambahan gula memperburuk kondisi orang yang sudah didiagnosis diabetes dan prediabetes. Lebih menakutkan lagi, minuman ini meningkatkan risiko komplikasi seperti yang dijelaskan pada mekanisme pertama di atas.
Dengan penjelasan tersebut, tentu kita sepakat bahwa asupan minuman manis harus dikendalikan. Bagaimanapu kondisi kamu sekarang, kebiasaan menghindari minuman manis harus dimulai saat ini agar menjadi pola hidup yang tidak bisa dinegosiasikan pada masa yang akan datang.
7+ Jenis Minuman untuk Diabetes yang Bisa Jaga Kadar Gula Darah
Sumber: KamranAydinov di Freepik
Prinsip utama dari minuman yang bisa menjaga kadar gula darah adalah semua minuman yang tidak menggunakan tambahan gula alami seperti gula tebu atau gula putih. Jika kamu suka minuman atau makanan manis, pemanis buatan rendah kalori seperti stevia bisa menjadi penggantinya. Supaya tidak membosankan karena hanya minum air putih, banyak kok minuman enak yang bisa menjadi alternatif. Berikut ini daftarnya.
1. Kopi Hitam
Kopi hitam tidak hanya mengandung kafein, tapi juga antioksidan polifenol yang mampu mencegah diabetes tipe 2 dengan memproduksi hormon yang meregulasi gula darah. Selain itu, minuman ini meningkatkan sensitivitas insulin. Selain tidak menambahkan gula, perhatikan juga jumlah konsumsi maksimal yang disarankan dalam sehari.
2. Teh Hijau
Dengan mekanisme yang sama, teh hijau mengandung senyawa katekin EGCG yang juga berfungsi untuk menghambat penyerapan glukosa dan menurunkan kadar gula darah puasa.
3. Teh Herbal
Banyak tanaman herbal yang sudah terbukti mampu menjaga kadar gula darah. Di antaranya adalah jahe, daun insulin, kunyit, daun kelor, daun salam, hingga ginseng. Senyawa bioaktif yang ada seperti antioksidan dan anti-inflamasi dapat mengontrol gula darah tubuh.
4. Susu Rendah Lemak
Contoh susu rendah lemak yang bisa dipilih adalah susu almond dan susu kedelai. Protein yang terkandung di dalamnya mampu menstabilkan kadar gula darah setelah makan. Seimbangkan minuman ini dengan konsumsi karbohidrat harian kamu.
5. Infused Water
Memiliki sifat yang mirip dengan air putih, infused water mampu mendukung fungsi ginjal dalam mengeluarkan kelebihan glukosa melalui urine. Selain lemon, kamu bisa menggunakan stroberi, bluberi, apel, atau jeruk untuk membuatnya.
6. Jus Buah dan Sayur
Selain dibuat infused water, buah dan sayur yang diolah menjadi jus juga bisa dipilih. Tanpa tambahan bahan lain selain air, jus dapat memenuhi kebutuhan serat. Nutrisi serat mampu menghambat penyerapan gula dan tinggi akan antioksidan.
7. Air Kelapa Murni
Alternatif terakhir yang tetap bisa dinikmati adalah air kelapa murni. Minuman rendah gula yang tinggi mineral magnesium ini mampu meningkatkan sensitivitas insulin. Pilih air kelapa muda untuk mendapatkan sensasi manis alaminya.
Selain memilih jenis minuman bebas pemanis di atas, kamu harus hati-hati dengan minuman dalam kemasan yang mengklaim bebas gula atau zero sugar. Selalu cek label kandungan produk pada kemasan sebelum mengonsumsi minuman instan. Termasuk jika kamu sedang mengonsumsi obat diabetes, konsultasikan semua jenis asupan makan dan minum dengan dokter agar tubuh tetap mendapat nutrisi penting dengan cukup.
Diabloom: Teh Herbal dengan Formulasi Khusus

Sebagai salah satu jenis minuman untuk diabetes tanpa pemanis yang dianjurkan, teh herbal sudah dikonsumsi sejak ribuan tahun lalu untuk pengobatan dan/atau menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Teh herbal Diabloom dari Herbae hadir sebagai solusi mengakses teh herbal yang praktis dan tetap terjaga kemurniannya.
Dengan formulasi khusus, kandungan senyawa bioaktif dari tanaman herbal yang ada di setiap kemasan Diabloom mampu menjaga kadar gula darah secara efektif. Rasanya pun lembut dan menyegarkan sehingga cocok dikonsumsi kapan saja.
Beberapa bahan herbal premium yang digunakan meliputi sereh (Cymbopogon Citratus), kayu manis (Cinnamomum Verum), teh hijau (Camellia Sinensis), daun kelor (Moringa Oleifera), dan jahe (Zingiber Officinale). Tidak hanya menurunkan kadar gula darah, terdapat manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dalam setiap gelasnya. Mulai dari meningkatkan metabolisme, mengandung antioksidan yang tinggi, melancarkan pencernaan, mencegah peradangan karena kandungan anti-inflamasinya, serta mengontrol gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin.
Mencegah dan mengelola diabetes membutuhkan perhatian pada setiap asupan, termasuk minuman. Teh herbal Diabloom hadir untuk mendukung dan menemani perjalanan kamu dalam menghentikan konsumsi minuman manis dengan cara yang menyenangkan. Kunjungi website resmi Herbae untuk mendapatkan informasi lebih detail terkait varian ini dan varian teh herbal lainnya. Kemudian pastikan kamu mengakses semua produk Herbae dari toko online resminya.