Artikel

makanan untuk diabetes

Jaga Gula Darah Tetap Stabil dengan 7+ Jenis Makanan untuk Diabetes

Banyak orang mengetahui bahwa diabetes sering menjadi penyebab kematian dan penderitanya terus bertambah setiap saat. Tapi banyak juga yang tidak menyadari bahwa penyakit kronis ini umumnya disebabkan oleh gaya hidup yang salah, khususnya asupan makan yang tidak dijaga. Jika sudah terlanjur memiliki risiko kadar gula darah yang tinggi, perhatikan makanan untuk diabetes berikut sebagai cara awal mengelolanya. Ikuti juga tips menjaga kadar gula darah tetap stabil selain menjaga pola makan sehat pada bagian akhir.

Meskipun pembahasan kali ini untuk penderita diabetes, orang yang masuk dalam kategori prediabetes juga perlu memahaminya. Prediabetes merupakan kondisi kadar gula darah yang di atas normal namun belum bisa didiagnosis sebagai diabetes tipe 2. Pemilik kondisi prediabetes memiliki risiko yang tinggi mengalami diabetes. Sama halnya dengan orang yang memiliki faktor genetik penderita diabetes.

Tipe Pola Makan yang Salah bagi Penderita Diabetes dan Bahayanya

Pola makan yang salah bagi penderita diabetes dan prediabetes memiliki risiko yang tinggi memperburuk kondisi tubuh. Belum lagi dengan bahaya komplikasi yang mengancam jika pola makan tidak diperbaiki dan masih dibiarkan dalam jangka panjang. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi adalah munculnya penyakit jantung, gangguan saraf, gagal ginjal, dan masih banyak lagi penyakit kronis lainnya.

Kadar gula darah yang tidak terkontrol sering ditandai dengan gejala ringan hingga sedang. Mulai dari sering haus, sering buang air kecil, pandangan kabur, lebih mudah lelah, pusing, berdebar, hingga luka yang sulit sembuh. Jika mengalami salah satunya, perhatikan pola makan sehari-hari selama ini. Ada beberapa pola makan yang salah bagi orang yang rentan atau sudah terdiagnosis diabetes.

  • Konsumsi Gula yang Tidak Dibatasi

Jumlah konsumsi gula per hari yang disarankan Kemenkes adalah tidak lebih dari 50 gr atau sekitar 4 sendok makan. Sayangnya, orang cenderung tidak menyadari bahwa asupan paling banyak datang dari minuman dan makanan manis dengan tambahan gula murni seperti gula putih. Akhirnya, konsumsi gula harian tidak terkontrol dan dibatasi. Makanan seperti kue, biskuit, boba, dan minuman manis bisa menyebabkan lonjakan gula darah drastis.

  • Masih Mengonsumsi Makanan Olahan

Makanan olahan seperti mie instan dan roti tawar putih serta nasi putih termasuk dalam makanan yang mengandung karbohidrat sederhana. Konsumsi berlebihan mampu memperburuk resistensi insulin. Artinya, sel tubuh yang seharusnya mengolah glukosa justru tidak responsif terhadap insulin. Tubuh yang membutuhkan lebih banyak insulin bisa menyebabkan penumpukan glukosa dan memperburuk kondisi.

  • Makan Kenyang Tapi Tidak Cukup Serat

Penderita diabetes yang kekurangan serat akan memperparah kondisi tubuh seperti gula darah yang tidak stabil, peningkatan kolesterol darah, hingga rentan terhadap komplikasi diabetes dalam jangka panjang. Serat berfungsi dalam menyerap gula dan mempercepat rasa kenyang sehingga porsi makan dapat terkontrol.

Jika semua hal di atas harus dihindari, bagaimana penderita diabetes menjaga pola makannya? Banyak bahan makanan yang bisa dipilih karena mampu membantu mengontrol kadar gula darah. Beberapa jenis makanan bahkan kaya akan nutrisi penting yang akan menjaga kesehatan tubuh secara umum dalam jangka panjang.

10 Jenis Makanan untuk Diabetes yang Direkomendasikan

makanan untuk diabetesSumber: stockking di Freepik

Berikut ini adalah beberapa makanan beserta perannya bagi tubuh dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil.

1. Sayuran Hijau

Makanan pertama datang dari kelompok serat, yaitu sayuran dengan warna hijau. Selain tinggi akan nutrisi penting seperti vitamin dan mineral, sayuran juga rendah kalori dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Pilih jenis sayuran yang kamu suka dan usahakan untuk bervariasi setiap harinya.

2. Buah Rendah Gula

Salah satu sumber gula murni yang masih aman dikonsumsi penderita diabetes adalah buah. Beberapa contoh buah yang rendah gula dan indeks glikemik rendah adalah apel, stroberi, bluberi, jeruk, alpukat, melon, lemon, dan lain sebagainya. Selain serat, kandungan vitamin dan mineralnya juga sangat tinggi.

3. Ubi Jalar

Sebagai pengganti nasi putih, ubi jalar bisa menjadi alternatif karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah. Selain ubi jalar, alternatif lainnya agar kamu tidak bosan adalah kentang, beras merah, hingga jagung. Untuk tetap menjaga indeks glikemiknya tetap rendah, hindari teknik pengolahan dengan digoreng dan dipanggang.

4. Oatmeal

Oatmeal juga termasuk dalam makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Selain itu, bahan makanan ini juga kaya akan serat larut yang akan membantu menghambat penyerapan gula.

5. Biji-bijian Utuh

Biji-bijian utuh seperti pada beras merah, beras hitam, sorgum, jawawut, dan jagung termasuk dalam makanan untuk diabetes. Selain kaya akan serat dan nutrisi, bahan makanan ini dicerna lebih lambat sehingga mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

6. Kacang-kacangan

Kemudian kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang tanah, kacang mete, dan kedelai edamame mampu memberikan energi tanpa harus meningkatkan kadar gula darah. Beberapa nutrisi yang akan kamu dapatkan adalah serat, lemak sehat, dan protein nabati.

7. Ikan Berlemak

Ikan berlemak mengandung asam lemak omega 3 DHA dan EPA. Selain terkenal untuk menjaga kesehatan jantung, nutrisi ini juga mampu menjaga tekanan darah dan gula darah tetap stabil. Selain salmon, kamu bisa mendapatkannya dari tuna, sarden, bandeng, dan ikan kembung.

8. Telur

Sumber protein hewani berikutnya yang aman dikonsumsi penderita diabetes adalah telur. Selain protein, telur juga mengandung kolin, lutein, dan rendah karbohidrat. Jika bosan direbus, kamu bisa menumisnya dengan minyak zaitun.

9. Yogurt

Yogurt tanpa gula seperti pada kefir mampu membantu mengontrol kadar gula darah. Bahkan makanan ini juga tinggi protein dan probiotik yang bagus untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan.

10. Kayu Manis

Dari keluarga rempah, kayu manis mampu membantu kamu mengontrol kadar gula darah, meningkatkan efektivitas hormon insulin, hingga meminimalisir terjadinya resistensi insulin pada orang yang tidak diabetes. Campurkan pada menu favorit kamu untuk memperkaya rasa makanan meski tanpa gula. Kayu manis juga bisa dibuat menjadi ekstrak yang dikemas dalam pil untuk memudahkan konsumsinya. Namun konsumsi pil kayu manis harus sesuai anjuran dokter.

Pilih bahan makanan yang paling mudah kamu dapatkan di sekitar rumah. Banyak alternatif bahan makanan lokal yang sifatnya sama dengan contoh di atas. Selain itu, perhatikan juga konsumsi minuman manisnya agar tidak memicu lonjakan gula darah.

Diabloom: Teman Herbal Pendukung Penderita Diabetes

penyebab diabetes

Bicara soal minuman tanpa pemanis, teh herbal Diabloom dari Herbae menjadi salah satu produk yang direkomendasikan. Dengan formulasi khususnya, minuman herbal ini bisa menjadi pendukung dalam mengatur pola makan sehat bagi penderita diabetes. Racikan rempah nusantara yang alami mampu menjaga stabilnya gula darah.

Selain kayu manis, setiap kemasan Diabloom mengandung banyak manfaat besar dari jahe, sereh, green tea, dan daun kelor. Masing-masing memiliki peran yang besar dengan kandungan senyawa bioaktifnya. Mulai dari mengontrol dan menstabilkan gula darah secara alami, meningkatkan metabolisme, meningkatkan sensitivitas insulin, hingga menjadi sumber antioksidan dan anti-inflamasi.

Cocok sebagai pengganti minuman manis sehari-hari, teh herbal Diabloom juga membantu tubuh terasa ringan dan berenergi. Varian Herbae yang satu ini menjadi solusi alami dan praktis yang mendukung gaya hidup sehat tanpa rasa hambar. Kamu cukup menyeduhnya satu gelas per hari untuk merasakan banyak manfaatnya.

Ketahui lebih banyak tentang Diabloom dan varian lain dari Herbae dengan mengakses website resmi Herbae. Rasakan sendiri manfaatnya melalui akses resmi ke toko online Herbae.